KONSEP DASAR TIK DALAM PEMBELAJARAN

KONSEP DASAR TIK DALAM PEMBELAJARAN


Makalah ini dibuat untuk memenuhi tugas Pengantar Teknologi Informasi
dengan dosen pengampu Ela Suryani, M.Pd.


Disusun oleh:
Alvista Merry Tania (130118A001)
Ambar Indraswari (130118A002)



PROGRAM STUDI  S1 PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN DAN TEKNOLOGI INFORMASI
UNIVERSITAS NGUDI WALUYO
TAHUN 2019


KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang telah memberikan rahmat serta hidyahnya sehingga kami dapat menyusun makalah tentang “Konsep Dasar Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pembelajaran". Tak lupa kami juga mengucapkan terimakasih kepada dosen yang membimbing mata kuliah pengantar teknologi informasi atas bimbingannya meskipun baru memasuki awal perkuliahan. Terlepas dari semua itu kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, dengan tangan terbuka kami menerima masukan dan saran dari pembaca agar kedepannya kami dapat menyusun makalah dengan lebih baik. Akhir kata kami berharap makalah ini dapat bermanfaat bagi kami dan khususnya bagi para pembaca.

Ungaran, 7 Maret 2019


Penulis







DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL  i
KATA PENGANTAR  ii
DAFTAR ISI  iii
BAB I PENDAHULUAN  1
1.1 Latar Belakang 1
1.2 Rumusan Masalah 2
1.3 Tujuan 2
BAB II     PEMBAHASAN 3
2.1 Pengertian Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) 2
2.2 Kedudukan TIK dalam Pembelajaran 2
2.3 Trend dan Tantangan Zaman dalam Perkembangan Pendidikan 2
Jenis dan Ragam TIK ........................................................................... 2
BAB III   PENUTUP  12
3.1 Kesimpulan  12
3.2 Saran  12







BAB I
PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah
Teknologi adalah cara menggunakan ilmu pengetahuan untuk memecahkan masalah praktis. Melalui pemanfaatan TIK kita dapat meningkatkan kualitas SDM. Teknologi informasi berkembang sejalan dengan perkembangan teori dan komunikasi serta teknologi yang menunjang terhadap praktik kegiatan pembelajaran.
Kita hidup di zaman keterbukaan informasi dan kebebasan berkomunikasi. Ini adalah era di mana informasi bisa diakses oleh siapa saja, setiap saat, dan tanpa batas, dari dan ke seluruh penjuru dunia. Di era yang kritis inilah sebaiknya lebih membuka diri dengan perkembangan yang terjadi di dunia luar serta mengembangkan aspek teknologi informasi dan komunikasi, sehingga TIK bisa digunakan untuk menunjang efektivitas program pendidikan.
Perkembangan TIK telah memberi kontribusi terhadap terjadinya revolusi diberbagai bidang. Eric Ashby (1972) menyatakan bahwa dunia pendidikan telah memasuki revolusinya yang kelima. Revolusi pertama, terjadi ketika orang menyerahkan pendidikan anaknya kepada seorang guru. Revolusi kedua, terjadi ketika digunakannya tulisan untuk keperluan pembelajaran. Revolusi ketiga, terjadi ketika diciptakannya mesin cetak sehingga materi pembelajaran dapat disajikan melalui media cetak. Revolusi keempat, terjadi ketika digunakannya perangkat elektronik seperti radio dan televisi untuk pemerataan dan perluasan pendidikan. Revolusi kelima, seperti saat ini, dimanfaatkannya TIK tercanggih khususnya komputer dan internet dalam kegiatan pendidikan.

Rumusan Masalah
Apakah pengertian dari teknologi informasi dan komunikasi ?
Bagaimana kedudukan TIK dalam pembelajaran ?
Bagaimana trend dan tantangan zaman dalam perkembangan pendidikan ?
Apa saja ragam dan jenis TIK ?

Tujuan
Mengetahui pengertian dari teknologi informasi dan komunikasi.
Mengetahui kedudukan TIK dalam pembelajaran.
Mengetahui trend dan tantangan zaman dalam perkembangan pendidikan.
Mengetahui jenis dan ragam TIK.


BAB II
PEMBAHASAN

Pengertian Teknologi Informasi dan Komunikasi
Pengertian Teknologi
Secara etimologis, kata “teknologi” berasal dari bahasa Yunani, yaitu “technologia” dimana kata tech berarti keahlian dan logia berarti pengetahuan.
Jadi, Pengertian Teknologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang keterampilan dalam menciptakan alat, metode pengolahan, dan berbagai keperluan serta sarana yang berbentuk aneka macam peralatan atau sistem yang berfungsi untuk memberikan kenyamanan serta kemudahan bagi manusia.
TIK mencakup dua aspek yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi.
Teknologi Informasi merupakan segala hal yang berkaitan dengan suatu proses teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas. (contoh penggunaannya adalah seperti internet, radio, televisi dll)
Teknologi Komunikasi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan proses dalam menunjang pengiriman atau penyaluran data dari perangkat satu ke perangkat yang lain dengan penggunaan alat bantu. (contoh penggunaannya adalah seperti pesawat telephone, handphone, smartphone dll)
Oleh karena itu, teknologi informasi dan teknologi komunikasi adalah dua buah konsep yang tidak dapat terpisahkan.
Dengan melihat penjelasan diatas maka dapat disimpulkan bahwa TIK merupakan perpaduan dari teknologi informasi dan teknologi komunikasi, sehingga dapat didefinisikan sebagai suatu hal yang berkaitan dengan proses, manipulasi serta penggunaan media untuk pengiriman atau penyaluran informasi dari satu perangkat ke perangkat lain. Istilah TIK muncul setelah adanya perpaduan antara teknologi komputer (baik perangkat keras maupun perangkat lunak) dengan teknologi komunikasi pada pertengahan abad ke-20 hingga saat ini. Perpaduan kedua teknologi tersebut berkembang pesat melampaui bidang teknologi lainnya.
Pengertian TIK menurut beberapa ahli
Di bawah ini beberapa pengertian TIK (Teknologi Informasi dan komunikasi) menurut par ahli:
Eric Deeson
Teknologi informasi dan Komunikasi  adalah kebutuhan manusia didalam mengambil & memindahkan , mengolah & memproses informasi dalam konteks sosial yang menguntungkan diri sendiri dan masyarakat secara keseluruhan.
Susanto
 Teknologi  Informasi & Komunikasi  adalah sebuah media atau alat bantu yang digunakan untuk transfer data baik itu untuk memperoleh suatu data / informasi maupun memberikan informasi kepada orang lain serta dapat digunakan untuk alat berkomunikasi baik satu arah ataupun dua arah.

2.2  Kedudukan TIK dalam Pembelajaran
Pembangunan pendidikan berbasis TIK setidaknya memberikan dua keuntungan, yaitu :
Pertama, sebagai pendorong komunikasi pendidikan (termasuk guru) untuk lebih apresiatif dan produktif dalam memaksimalisasi potensi pendidikan.
Kedua, memberikan kesempatan luas kepada peserta didik dalam memanfaatkan setiap potensi yang ada, yang dapat diperoleh dari sumber-sumber yang tidak terbatas.
Adapun kedudukan lain TIK dalam pendidikan yaitu:
Mempermudah kerja sama antara guru dan siswa, menghilangkan batasan ruang, jarak, dan waktu.
Sharing information (berbagi informasi), sehingga hasil penelitian dapat digunakan bersama-sama dan mempercepat pengembangan ilmu pengetahuan.
Virtual university, yaitu dapat menyediakan pendidikan yang diakses oleh orang banyak.

2.3 Trend dan Tantangan Zaman dalam Perkembangan Pendidikan
Tren penggunaan TIK dalam pengembangan pendidikan
Tren penggunaan TIK dalam dunia pendidikan yaitu memberikan pengetahuan baru terhadap manusia karena semakin maju zaman akan semakin berkembang oleh karena itu pada era globalisasi ini dengan akal pikiran yang di miliki manusia memanfaatkan teknologi dalam kehidupan sehari-hari khususnya dalam dunia pendidikan yang biaa di gunakan seperti e-learning, e-book, e-library dan masih banyak lagi yang lainnya.
TIK membantu dalam mengakses sumber belajar jarak jauh, TIK juga bisa di gunakan sebagai media belajar kapanpun dan dimanapun. Guru dan peserta didik tidak harus mengandalkan buku cetak dan bahan lainnya lagi dalam media fisik yang di tempatkan di perpustakaan karena dengangn internet kita dapat mengakses informasi dari mana saja dan setiap saat. Selain kita bisa mendapatkan informasi, kita juga bisa terhubung dari satu orang ke orang yang lain bahkan dari satu negara ke negara yang lain dengan menggunakan aplikasi sosial media yang saat ini saat marak dan di gemari khususnya di lingkungan remaja seperti facebook, twitter, line dan masih banyak lagi yang lainnya. Dengan menggunakan teknologi anak-anak juga dapat bermain games elektronik dan bahkan games online. Selain itu, teknologi semakin ke depan semakin kreativ karena selalu melahirkan alat-alat yang baru dengan bervariasi. Salah satu contoh yang paling sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari adalah handphone yang pada saat ini semakin memiliki jenis dan bentuk yang bermacam-macam.
Tantangan jaman TIK dalam pengembangan pendidikan
Arus informasi yang mendunia dapat mengakibatkan terjadinya pergeseran norma dan nilai yang harus di waspadai melalui penyaringan menurut norma yang baik yang telah melekat pada jiwa masyarakat Indonesia. Akan tetapi norma pada masyarakat modern dan masyarakat tradisional berbeda. Norma dan nilai pada masyarakat modern tersusun dalam struktur tata tertib, peraturan, hukum, dan undang-undang secara tertulis sedangkan pada masyarakat tradisional berbanding terbalik yaitu tidak tertulis, akan tetapi nilai, norma, peraturan, dan hukum adat (tradisional) lebih terlaksana dengan baik tanpa rekayasa dan pandang bulu di bandingkan dengan yang berlaku di masyarakat modern.
  Selain itu, dalam pemanfaatan ICT juga memiliki dampak negatif yang dapat merusak moral, contohnya video-video yang tidak pantas untuk di pertontonkan terdapat di dlam internet karena ulah oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu kita harus berhati-hati dan pandai-pandai dalam menggunakan internet, terutama untuk anak-anak dan remaja harus selalu dalam pengawasan orang tua.
Penerapan internet dalam dunia pendidikan di Indonesia masih menemui banyak kendala, baik dari segi fasilitas maupun ketersedian sumber saya manusia serta ketersediaan sumber informasiyang dibuat oleh anak bangsa. Beberapa permasalahan yang kita hadapi adalah:
Akses Internet masih mahal
Meskipun sudah tersedia, akses ke Internet sangat mahal sehingga masih sangat sulit dijangkau oleh semua kalangan terutama insan pendidikan, contohnya di pedesaan. Namun hal ini diharapkan akan menjadi lebih murah di masa yang akan datang. Diharapkan akselerasi penurunan harga menjadi fokus utama Pemerintah. Mekanisme lain adalah adanya subsidi dari pemerintah untuk institusi pendidikan.Saat ini sudah diprogramkan oleh pemerintah dalam bentuk JARDIKNAS (Jaringan Pendidikan Nasional) yang kabarnya akan didistribusikan dan dapat menjangkau semua sekolah. Ini tentu saja tidak mudah tetapi dilakukan secara bertahap.
Infrastruktur jaringan internet masih kurang
Salah satu solusi untuk layanan Internet adalah tersedianya warung internet (warnet) yang menyediakan jasa layanan internet. Tetapi keberadaan warnet pun tidak merata di seluruh Indonesia yang terfokus pada daerah perkotaan saja. Sementara di daerah-daerah, akses internet masih merupakan sebuah masalah karena fasilitas warnet masih terbatas bahkan masih ada daerah yang tidak memiliki warnet. Kondisi ini diperparah dengan belum terjangkaunya seluruh daerah oleh jaringan telpon yang bisa digunakan untuk mengakses internet.


Kurangnya penguasaan bahasa Inggris
Internet didominasi oleh bahasa Inggris termasuk informasi-informasi yang kita butuhkan dalam dunia pendidikan terutama sumber informasi yang akan digunakan dalam pembelajaran. Kondisi inilah yang menjadi penghambat akses informasi melalui internet karena dibutuhkan penguasaan bahasa inggris yang baik, sementara kita sadari bahwa masyarakat Indonesia yang menguasai bahasa global ini masih sangat terbatas atau kalau tidak mau dikatakan langka.
Tenaga Kependidikan Belum Siap
Dasar untuk pengoperasian layanan internet adalah keterampilan komputer. Hal ini menjadi sebuah permasalahan yang sangat mendasar karena masih banyak tenaga kependidikan yang belum mahir mengoperasikan komputer. Hal ini bisa diatasi aplikasikannya kepada siswa,  dengan menggalakkan pelatihan untuk pengoperasian komputer dan internet.
Masyarakat masih belum bisa menerima sepenuhnya hal-hal baru secara langsung dan kurangnya dukungan pemerintah.

Ragam dan Jenis TIK
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi memungkinkan pemanfaatan fungsi berbagai media pembelajaran dengan seperti pembelajaran dengan seperti menyampaikan informasi dan materi pembelajaran dalam bentuk teks, gambar, suara, animasi, film, bahkan interaksi. Melalui teknologi informasi dan komunikasi, konsep-konsep abstrak dapat disajikan secara lebih nyata dalam proses pembelajaran untuk memudahkan memahaminya, ICT memiliki 2 jenis, yaitu :


Teknologi Informasi dan Komunikasi berbasis Elektronik.
Teknologi informasi dan komunikasi berbasis elektronik contohnya pembelajaran berbasis komputer yaitu penggunaan komputer sebagai alat bantu dalam hal pendidikan dan pengajaran. Penggunaan komputer secara langsung dengan peserta didik untk menyampaikan isi pelajaran, memberikan latihan dan mengevaluasi kemajuan belajar peserta didik. Materi pembelajaran bida dibuat dalam bentuk powerpoint ataupun CD pembelajaran interaktif. Teknologi informasi dan komunikasi berbasis elektronik antara lain :
Telepon Genggam
Telepon genggam (telgam) atau telepon seluler (ponsel) atau handphone (HP) adalah perangkat telekomunikasi elektronik yang mempunyai kemampuan dasa yang sama dengan telepon konvensional saluran tetap, namun dapat dibawa ke mana-mana dan tidak perlu disambungkan dengan jaringan telepon dengan menggunakan kabel. Berikut ini terkain dengan fungsi dan manfaat telepon genggam yaitu:
Memudahkan komunikasi.
Memudahkan mengirim pesan pendek atau SMS (Short message Service).
Sebagai fasilitas hiburan misalnya games.
Bisa dihubungkan ke internet untuk mengakses informasi.

Satelit
Satelit adalah benda yang mengorbit benda lain dengan revolusi dan rotasi tertentu.
Faksimile
Faksimile atau biasa dikenal dengan faks, berasal dari kata ‘fac simile’ (make similiar) dalam bahasa latin, yang artinya membuat salinan yang sama dengan aslinya. Dalam bidang yang lain, mesin faks juga dapat disebut telecopier. Mesin faks adalah peralatan komunikasi yang digunakan untuk mengirimkan dokumen dengan menggunakan suatu perangkat yang mampu beroperasi melalui jaringan telepon dengan hasil yang serupa dengan aslinya.
Televisi
Televisi adalah media telekomunikasi terkenal yang berfungsi sebagai penerima siaran gambar bergerak beserta suara, baik itu yang monokrom (hitam putih) maupun yang berwarna.
Radio
Radio adalah teknologi yang digunakan untuk pengiriman sinyal dengan modulasi dan radiasi gelombang elektromagnetik. Gelombang ini melintas dan merambat lewat udara dan bisa juga merambat lewat ruang angkasa yang hampa udara, karena gelombang ini tidak memerlukan medium pengangkut (seperti molekul udara). Kekuatan yang dimiliki radio antara lain :
Menjaga mobilitas pendengarnya, maksudnya radio dapat didengarkan tanpa harus menghentikan aktivitas, misalnya sambil mengemudi kendaraan, belajar, bekerja, dan sebagainya.
Radio dapat dikatakan sebagai pemberi informasi tercepat dibanding dengan media cetak dan televisi, selain lebih cepat dalam proses penayangan informasi dan lebih murah dalam proses operasionalnya.
Auditif, yaitu proses operasional relatif lebih murah selain itu komunikasi dengan suara mempunyai kelebihan dalam pendekatan kepada pendengar.
Menciptakan theatre of mind, produksi radio yang hanya berupa suara tanpa gambar justru mampu menciptakan imajinasi yang sering menggoda penasaran pendengarnya.


Teknologi Informasi dan Komunikasi berbasis Internet
Pembelajaran berbasis web/internet, sekolah harus menyediakan atau membuat website sekolah yang diantaranya berisi materi-materi pelajaran. Dengan demikian akan tercipta virtual class room (kelas dunia maya) yang dapat memotivasi dan menambah wawasan pengetahuan peserta didik. Konsep yang juga sangat erat kaitannya dengan teknologi adalah E-Learning atau yang biasa disebut dengan elektronik learning. E-Learning merupakan suatu cara belajar dengan memanfaatkan teknologi untuk mendapatkan informasi dan mengakses data. Contoh ICT berbasis internet antara lain :
Elektronik mail (E-mail)
E-mail mulai dikenal pada tahun 1971. Fasilitas ini sering disebut sebagai surat elektronik, merupakan fasilitas yang paling sederhana dan mudah digunakan.
Mailing List
Mailing List ini mulai diperkenalkan setelah e-mail yaitu pada tahun 1972. Ini merupakan salah satu fasilitas yang dapat digunakan untuk membuat kelompok diskusi atau penyebar informasi.
News Group
News group, adalah fasilitas internet yang dapat dilakukan untuk komunikasi antar dua orang atau lebih secara serentak atau bersifat langsung. Bentuk pertemuan ini sering disebut sebagai konferensi, dengan fasilitas video conferencing, atau text saja, atau bisa audio dengan menggunkan fasilitas chat (IRC).
File Transfer Protokol (FTP)
Melalui File Transfer Protokol (FTP) ini seseorang dapat mentransfer data atau file dari satu komputer ke internet (up-load) sehingga bisa diakses oleh pengguna internet di seluruh pelosok dunia. Di samping itu fasilitas ini dapat mengambil file dari situs internet ke dalam komputer pengguna (down-load).
World Wide Web (WWW)
World Wide Web atau sering disebut web mulai diperkenalkan tahun 1900-an. Fasilitas ini merupakan kumpulan dokumentasi terbesar yang tersimpan dalam berbagai server yang terhubung menjadi suatu jaringan (internet). Dokumen ini dikembangkan dalam format Hypertext Markup Language (HTML). Melalui format ini dimungkinkan terjadinya link dari satu dokumen lain dan fasilitas ini bersifat multimedia, yang terdiri dari kombinasi tesk, foto,grafik, audio, animasi, dan video. 


BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
TIK merupakan perpaduan dari teknologi informasi dan teknologi komunikasi, sehingga dapat didefinisikan sebagai suatu hal yang berkaitan dengan proses, manipulasi serta penggunaan media untuk pengiriman atau penyaluran informasi dari satu perangkat ke perangkat lain. Istilah TIK muncul setelah adanya perpaduan antara teknologi komputer dengan teknologi komunikasi pada pertengahan abad ke-20 hingga saat ini. kedudukan TIK dalam pendidikan yaitu mempermudah kerja sama antara guru dan siswa, menghilangkan batasan ruang, jarak, dan waktu,Sharing information (berbagi informasi), sehingga hasil penelitian dapat digunakan bersama-sama dan mempercepat pengembangan ilmu pengetahuan, Virtual university, yaitu dapat menyediakan pendidikan yang diakses oleh orang banyak.
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) memiliki ragam dan jenisnya, untuk jenis TIK memiliki dua golongan, yakni Teknologi Informasi dan Komunikasi berbasis elektronik dan Teknologi Informasi dan Komunikasi berbasis internet. Komunikasi berbasis elektronik contoh nya seperti telepon genggam, satelit, faksimile, televisi, radio, telepon. Alat tersebut memiliki peran dan kegunaan masing–masing. Teknologi Informasi dan Komunikasi berbasis internet contohnya dari Teknologi Informasi dan Komunikasi berbasis internet adalah word wide web (www), file transfer protocol (ftp), news group, mailing list, elektronik mail (e-mail).
Sudah dapat diketahui bahwa Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)  merupakan hal yang dibutuhkan oleh masyarakat guna mengikuti perkembangan jaman di dunia. Semua orang harus bisa mengusai Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) karena apabila kita tidak mempelajari mengenai hal tersebut di khawatirkan kita tidak bisa menyesuaikan dengan perkembangan zaman.
Saran
Dengan ditulisnya makalah ini, penulis berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan bagi pembaca dan penulis tentang pentingnya pengetahuan tentang Konsep Dasar TIK dalam pembelajaran. Penulis juga berharap agar supaya tujuan dalam makalah ini dapat tercapai sesuai yang diharapkan. Kami menyadari bawasannya penyusunan dari makalah ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran akan senatiasa kami terima dalam upaya evaluasi diri.



DAFTAR PUSTAKA

Jack. 2015. Kedudukan TIK dalam Organisasi. (diakses melalui: http://tugasmahasiswarajin.blogspot.com/2015/06/kedudukan-tik-dalam-organisasi.html) pada 7 Maret 2019 pukul 12.00 WIB.
Sambac, Jasminum. 2017. Kedudukan TIK dalam Pendidikan. (diakses melalui: http://doktofisi.blogspot.com) pada 6 Maret 2019 pukul 13.00 WIB.
Haerunniza, Dwiputri. 2015. Tren dan Tantangan zaman dalam pengembangan Pendidikan.(diakses melalui: http://haerunnizatugastik.blogspot.com/2015/04/tren-dan-tantangan-jaman-dalam.html) pada 6 Maret 2019 pukul 13.00 WIB.
Najah, Muthiatun. 2017. Ragam dan Jenis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). (diakses melalui: http://tugas-tugaskubloggermn.blogspot.com/2017/11/ragam-dan-jenis-teknologi-informasi-dan.html?m=1) pada 5 Maret 2019 pukul 18.30 WIB.
Azam, Moch. 2019. Pengertian TIK beserta manfaat dan sejarah perkembangan TIK. (diakses melalui: https://www.nesabamedia.com/pengertian-tik/) pada 5 Maret 2019 pukul 19.00 WIB .

Komentar

Postingan populer dari blog ini